SANTRI PUNYA BANYAK CERITA

Ucapan Indah, Namun Perbuatan Jahat

     Saya hairan ketika membaca sejarah orang-orang terkenal, ucapan-ucapan mereka tidak sesuai dengan perbuatan-perbuatan yang mereka lakukan. Saya meminta perlindungan kepada Allah s.w.t. dari hal tersebut. Al-Hajjaj pandai dalam khutbah Jumaat, hingga ia dapat membuat orang-orang menangis, namun ia adalah orang yang paling zalim dan kejam. Abdul Malik banyak mempunyai kata-kata hikmah yang sering ia sampaikan dari atas mimbar, namun setelah itu ia menyelam ke dalam lautan darah manusia yang ia bunuh.

      Harun al-Rayid, ketika al-Fdhail bin Iyadh dan Ibnu Al-Sammak memberi nasihat kepadanya, ia menangis terseduh-sedu, hingga para sahabatnya kasihan melihat dirinya, namun, setelah itu ia berlaku zalim dan kejam kepada orang lain. Al-Ma'mun, ia banyak mempunyai hikmah yang menyinari dan ucapan-ucapan yang indah, namun ia menyebarkan bidaan bahwa Al-Quran adalah makhluk. Bahkan demi memaksakan pendapatnya  ini, ia tergamak menyiksa para ulama yang menentang pendapat tersebut.

      Al-Mutawakkil, ia adalah khalifah yang membelah sunnah, namun ia tenggelam di dalam kemaksiatan dan kenikmatan duniawi. Abu al-Atahiyah, seorang penyair yang banyak membuat karya-karya syair yang mengangkat tentang hal kematian dan Zuhud, namun ramai orang mengatakan bahwa ia adalah orang yang sangat jarang mengingat tentang hari kebangkitan, bahkan sesetengah orang banyak menyaksikan akidahnya. Al-Mutanabbi, seorang penyair dalam bidang hikmah dan karya-karya syairnya mempunyai keindahan makna , namun ia adalah orang yang mempunyai akal tidak sehat, keagamaan dan keimanannya sangat ipis serta tergilah-gilah terhadap dunia.

      Abu Nuwas, seorang penyair yang karya syairnya sampai membuat Ahmad bin Hambal menagais, namun ia adalah contoh teladan orang yang tidak mengetahui rasa malu dan mempunyai akhlak yang buruk dan mulut yang kotor. Basyar bin Bard adalah orang pakar dalam memberi nasihat tentang Akhlak mulia dan muru'ah ( sifat yang membuat orang mempunyainya gemar melakukan dan mentaati hal-hal yang baik ) padahal ia adalah  orang yang fasik. Ibnu al-Rumi, seorang penyair yang dengan syair-syairnya, ia menasehati dan mengajak anda  untuk melakukan hal-hal yang mulia, namun ia sendiri adalah orang yang paling jauh dari hal- hal mulia tersebut.

      Abu Muslim al-Khurasani adalah orang yang pandai dalam khutbah jumaat, ia selalu berwasiat untuk selalu menjaga ketakwaan kepada Allah s.w.t. namun setelah itu, ia gemar membunuh menyiksa, menyalib dan merampas hak orang lain.Dan masih banyak lagi orang-orang sperti mereka, mudah berkata, namun tidak mau peraktikkan apa yang di ucapkan. Kami meminta perlindungan kepada Allah s.w.t. dari ucapan yang tidak sesuai dengan perbuatan dan batin yang idak sesuai dengan zahir.

       " Mereka mengatakan dengan mulutnya apa yang tidak trkandung dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui dalam hatinya. Dan Allah lebih mengetahui apa yang mereka sembunyikan.

                                                                            ( Ali Imran (3) : 167 )


( penjana kemantapan rohani dan intelektual )

Jangan lupa komentarnya sobat