SANTRI PUNYA BANYAK CERITA

Berbuatlah Sekarang, Bukan Bersedih

      Marilah kita berserah diri kepada yang maha pemurah, karena kebahagiaan itu hanya dapat dicapai oleh orang-orang yang berserah diri.

      Salah satu cara paling berkesan untuk mengatasi kesusahan ialah mencari kegiatan positif yang sesuai dengan kecenderungan antara lain seperti membaca atau bersenam kesibukan fisikal akan menggantikan tempat kesusahan fikiran. Sesungguhnya Allah tidak menjadikan dua hati di dalam diri seorang manusia. ketika seseorang anak sakit, misalnya, kedua-dua ibu bapanya melakukan apa saja untuk kesembuhan si anak, mengsisi waktunya dengan kesibukan yang bermamfaat. maka ketika itu si ayah atau si ibu tidak merasakan kegelisahan.

      Oleh itu, jika anda menghadapi masalah, cobahlah anda ingat-ingat masalah sukar yang perna anda hadapi pada masa lalu. Khususnya masalah yang lebih besar dan lebih berat dari yang sedang anda hadapi. Oleh pada itu, Cobalah hayati bagaimana Allah memberi jalan keluar untuk menyelesaikannya. karena dengan mengenang hal yang berat yang perna anda hadapi itu, anda akan merasa hibah bercampur bangga terhadap diri anda sendiri, dan akan tumbuh rasa percaya yang kuat kepada diri anda sendiri.

      Jika seseorang mengingat kesukaran-kesukaran yang perna ia alami maka ia akan merasa bahwa beban yang ia hadapi ketika ini tidak berbedah dengan masalah-masalah yang lain. Dan setiap masalah akan berlalu, dan kemudian akan menjadi sejarah atau kenangan.

     Kita perlu belajar dan mengambil iktibar dari setiap masalah yang kita lalui, tidak terkecuali masalah yang lebih banyak sakitnya berbanding senangnnya. Ibnu al-Jauzi memberi ulasan yang baik dalam masalah ini : " Orang yang sedang menghadapi masalah digalakkan supaya membayangkan ia sedang menghadapi masalah yang jauh lebih sukar. Dengan berbuat begitu, dia akan merasa ringan mnghadapi masalahnya itu.

    Selepas itu, ia hendaklah membayangkan pahala yang bakal diterimanya lebih besar dari itu, maka dengan melihat keuntungan yang lebih besar itu, dengan sendirinya ia menganggap kecil masalah yang sedang ia hadapi. Selain itu ia juga perlu berfikir bahwa semua itu akan segera berlalu. Karena tekanan permasalahan itulah yang memunculkan harapan untuk segera menikmati suasana yang lebih rileks dan santai."

    Seseorang yang arif perna berkata, " Aku tidak perna menyesal karena sesuatu yang belum perna aku ucapkan. Tetapi aku terus dirundung penyesalan karena kata-kata yang sering aku hamburkan.".

    "Oh Tuhan kami, janganlah  Engkau jadikan hati kami condong kepada kesesatan sesudah Engkau beri petunjuk kepada kami.


( terapi mengatasi kebosanan )

Jangan lupa komentarnya sobat